Beranda > SanaSini, Umum > Sales pun Bisa !!!!

Sales pun Bisa !!!!

v-ixion1Karena bulan Mei adalah bulan bonus, membanjirlah bonus dikantor, semua orang sendang, ya tentu saja senang, dikasih bonus kok. Termasuk saya😀

Nah berhubung dapat bonus, ada teman yang mau menghadiahkan anaknya sepeda motor Vixion besutan Yamaha…hehehe, bahasanya sudah seperti tabloid-tabloid otomotif.
Akhirnya dengan hati riang dan ringan, bapak dan anak cuci-cuci mata di showroom. Tunjuk sana tunjuk sini ditemani sales, sampailah pada pilihan yang menawan hati. Dipilihlah Vixion warna hitam, gagah dan mentereng. Pokoknya, kalau lewat didepan bubaran sekolah, pasti pada ngelirik deh..hehehe
Ternyata, apa jawab si sales. “oohhh kalau yang itu, bapak harus inden dulu, minimal 1 bulan sampai barangnya datang”. Nah temen saya ini sudah kelihatan kecewa. Apalagi sang Anak, daftar  sekolah yang akan dilewati jadi harus ditunda sebulan lagi. Melihat si bapak dan anak terlihat kecewa, dengan bisik-bisik si sales bilang gini, “Tapi kalau bapak mau nambah 1,3jt, saya jamin barang datang seminggu lagi”…….
WWWOOOOOWWWWW…. dahsyat…disaat posisi tawarnya rendah sekalipun, si sales masih bisa membuat posisinya naik seharga 1,3jt!!!! dahsyat emang ni sales. Kalau yang ngomong ini petugas bandara, petugas pembuat SIM, petugas paspor, atau petugas BPN sih oke-oke saja. Kita tidak punya pilihan lain (seandainya ada pilihan..hehehe)… Lha ini, sales motor. Wah, ibarat jualan sabun, satu merek bertingkah dan jual mahal, yaaa pindah aja ke merek lain. gitu aja kok repot!.
Kalau teman saya ini tidak berpikir jernih, dan anaknya tidak bersikap dewasa, mungkin saja teman saya ini akan termakan oleh “jebakan” si sales. Tapi untungnya teman saya ini langsung tidak kalah jual mahal, “ya sudah, kalau gitu saya cari dealer Yamaha yang bisa datangkan cepat”.. sambil jalan keluar dari showroom. Dan tebak, esok harinya, si sales nelpon teman saya dan bilang kalau motor bisa didatangan dalam seminggu. Dan ditambahin dengan kalimat “Tapi saya tolong ditambahin paak. 100rb atau 200rb lah pak, ongkos ngusahain bapak”…. hahahahaa…..
Teman saya pun tidak kalah galak, “Oh, maaf mas, saya bersedia kalau DP 200rb dulu, dan kalau dalam seminggu motor pesanan saya tidak datang, saya membatalkan pesanan saya” dan langsung ditutup. Endingnya sih, si sales setuju saja. Dan proses pembelian berlangsung normal dan jujur.
Tapi ada 2 sisi yang bisa kita lihat,
pertama, Seperti posting saya yang terdahulu, tukang becak pun akan korupsi kalau ada kesempatan. Begitupun si sales, dengan canggih nya dia membalikkan keadaan yang menguntungkan dirinya. Selain merusak nama baik dealer tempatnya bekerja, dia juga menjatuhkan harga dirinya. Dan sekali lagi, korupsi dan kolusi dan nepotisme memang sudah mendarah daging di negeri ini.
Kedua, bulan mei adalah bulan anak masuk sekolah. Mungkin saja si sales punya anak yang akan masuk sekolah, dan tentu perlu biaya banyak. Sehingga dia menghalalkan segala cara untuk mendapatkan ceperan lebih.
Diluar itu semua, si sales tetap bersalah. Karena dia menggunakan cara yang menipu untuk kepentingan dirinya sendiri. Sebenarnya, proses distribusi motor itu sebenarnya lancar, namun dibuat sulit untuk memperoleh keuntungan lebih. Terbukti dari disepakatinya pembelian motor dengan waktu pengiriman seminggu. Tidak ada masalah kan.
Tapi seringkali peristiwa-peristiwa kehidupan ini tidak bisa dilihat dari hitam-putih, benar-salah,baik-buruk atau pahala-dosa saja. Banyak sudut pandang lain yang harus kita mengerti untuk memahami perilaku orang-orang disekitar kita..oke temans…. Good Luck

Nah berhubung dapat bonus ekstra karena prestasinya, ada teman yang mau menghadiahkan anaknya sepeda motor Vixion besutan Yamaha…hehehe, bahasanya sudah seperti tabloid-tabloid otomotif.

Akhirnya dengan hati riang dan ringan, bapak dan anak cuci-cuci mata di showroom. Tunjuk sana tunjuk sini ditemani sales, sampailah pada pilihan yang menawan hati. Dipilihlah Vixion warna hitam, gagah dan mentereng. Pokoknya, kalau lewat didepan bubaran sekolah, pasti pada di lirik deh..hehehe

Ternyata, apa jawab si sales.

“oohhh kalau yang itu, bapak harus inden dulu, minimal 1 bulan sampai barangnya datang”. Nah temen saya ini langsung kecewa. Apalagi sang Anak, daftar  sekolah yang akan dilewati jadi harus ditunda sebulan lagi. Melihat si bapak dan anak terlihat kecewa, dengan bisik-bisik si sales bilang gini, “Tapi kalau bapak mau nambah 1,3jt, saya jamin barang datang seminggu lagi”…….

salesWWWOOOOOWWWWW…. dahsyat bisikan mautnya…disaat posisi tawarnya rendah sekalipun, si sales masih bisa membuat posisinya naik seharga 1,3jt!!!! dahsyat emang ni sales.  Kalau yang ngomong ini petugas bandara, petugas pembuat SIM, petugas paspor, atau petugas BPN sih oke-oke saja. Kita tidak punya pilihan lain (seandainya ada pilihan..hehehe)… Lha ini, sales motor. Wah, ibarat jualan sabun, satu merek bertingkah dan jual mahal, yaaa pindah aja ke merek lain. gitu aja kok repot!.

Kalau teman saya ini tidak berpikir jernih, dan anaknya tidak bersikap dewasa, mungkin saja teman saya ini akan termakan oleh “jebakan” si sales. Tapi untungnya teman saya ini langsung tidak kalah jual mahal, “ya sudah, kalau gitu saya cari dealer Yamaha yang bisa datangkan cepat”.. sambil jalan keluar dari showroom. Dan tebak, esok harinya, si sales nelpon teman saya dan bilang kalau motor bisa didatangkan dalam seminggu. Dan ditambahin dengan kalimat “Tapi saya tolong ditambahin paak. 100rb atau 200rb lah pak, ongkos ngusahain motor bapak”…. hahahahaa…..

Teman saya pun tidak kalah galak, “Oh, maaf mas, saya bersedia kalau DP 200rb dulu, dan kalau dalam seminggu motor pesanan saya tidak datang, saya membatalkan pesanan saya” dan langsung ditutup. Endingnya sih, si sales setuju saja. Dan proses pembelian berlangsung normal dan jujur.

Tapi ada 2 sisi yang bisa kita lihat,

pertama, Seperti posting saya yang terdahulu, tukang becak pun akan korupsi kalau ada kesempatan. Begitupun si sales, dengan canggih nya dia membalikkan keadaan yang menguntungkan dirinya. Selain merusak nama baik dealer tempatnya bekerja, dia juga menjatuhkan harga dirinya. Dan sekali lagi, korupsi dan kolusi dan nepotisme memang sudah mendarah daging di negeri ini.

Kedua, bulan mei adalah bulan anak masuk sekolah. Mungkin saja si sales punya anak yang akan masuk sekolah, dan tentu perlu biaya banyak. Sehingga dia menghalalkan segala cara untuk mendapatkan ceperan lebih.  Seperti buku yang saya lihat di Gramedia tadi sore, tentang “Ilmu Kepepet”. Walaupun saya belum baca bukunya, tapi apakah ini juga salah satu seni ilmu kepepet ya..hehehe

Diluar itu semua, si sales tetap bersalah. Karena dia menggunakan cara yang menipu untuk kepentingan dirinya sendiri. Sebenarnya, proses distribusi motor itu sebenarnya lancar, namun dibuat sulit untuk memperoleh keuntungan lebih. Terbukti dari disepakatinya pembelian motor dengan waktu pengiriman seminggu. Tidak ada masalah kan.

Tapi seringkali peristiwa-peristiwa kehidupan ini tidak bisa dilihat dari hitam-putih, benar-salah,baik-buruk atau pahala-dosa saja. Banyak sudut pandang lain yang harus kita mengerti untuk memahami perilaku orang-orang disekitar kita..oke temans…. Good Luck

Kategori:SanaSini, Umum Tag:, ,
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: